MAKASSAR, INDIWARTA.COM – Tim PANZER, yang berisikan pemuda-pemuda energik dari seluruh kabupaten/kota di Sulawesi Selatan, resmi bergabung untuk mendukung pasangan Danny Pomanto dan Azhar “DIA” dalam kontestasi Pemilihan Gubernur Sulawesi Selatan 2024-2029.
Dipimpin oleh Adhi Bintang sebagai Punggawa PANZER Sulsel, tim ini memulai langkah besar dengan membentuk jejaring di 24 kabupaten/kota, siap memperkuat basis dukungan pasangan DIA.
Adhi Bintang menegaskan bahwa strategi PANZER tidak mengandalkan dana besar, namun kualitas sumber daya manusia yang dipilih secara selektif.
“Bukan 50 miliar yang kami siapkan, tapi 50 pemuda terbaik di setiap kabupaten/kota. Mereka adalah pemuda berprestasi, mandiri, dan memiliki komitmen kuat untuk bersosialisasi dengan masyarakat. Selain itu, mereka juga menjadi sukarelawan untuk program-program strategis pasangan DIA,” ujar Adhi Bintang.
Lebih lanjut, Adhi menyatakan pentingnya peran pemuda dalam kontestasi Pilkada kali ini. “Kami ingin Pilgub ini berjalan dengan baik, dan pemuda harus diberi peran yang lebih besar dalam proses politik. Ini akan membuat generasi muda lebih melek politik dan siap berkontribusi dalam pembangunan politik di masa depan. Jejaring kami sudah terbentuk di beberapa daerah, dan siap menjalankan tugas-tugas yang diberikan,” tambahnya.
Tim PANZER juga diberikan tugas khusus untuk memantau potensi kecurangan dalam Pilkada. Mereka berkomitmen untuk melawan setiap bentuk pelanggaran yang mungkin terjadi.
“Selain menyosialisasikan program-program strategis pasangan DIA, PANZER juga siap memantau potensi kecurangan yang dilakukan secara terstruktur, sistematis, dan masif. Kami tidak akan membiarkan Pilkada ini dinodai oleh tindakan-tindakan yang tidak bermoral,” jelas Adhi.
Dengan slogan “Libas”, PANZER menegaskan bahwa mereka siap menjadi garda terdepan dalam menjaga keadilan Pilkada di Sulawesi Selatan.
“Ini Sulsel, Bung! Kami akan melawan segala bentuk keangkuhan yang berusaha merusak proses demokrasi. PANZER ada di sini untuk memastikan kemenangan yang jujur dan bermartabat,” tutup Adhi Bintang.
(*/Fathir)












