MAKASSAR, INDIWARTA.COM – Pemerintah Kota Makassar berupaya meningkatkan penataan parkir dan sampah, dengan membangun lebih banyak gedung parkir di kawasan padat aktivitas dan mengelola sampah melalui program 3R (Reduce, Reuse, Recycle) dengan Bank Sampah serta pengembangan Pusat Pengelolaan Sampah Berbasis Listrik (PSEL) untuk mengatasi kapasitas TPA yang berlebih.
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, juga mendorong kolaborasi antara pemerintah dan pihak swasta, seperti pengelola mall maupun kawasan bisnis untuk mendukung program ini dan menata tata ruang agar lebih baik.
Andi Arfan Andi Idjo, ST, Lurah Borong Kecamatan Manggala, mengatakan, bahwa Wali Kota memiliki program untuk
menyediakan gedung parkir di setiap kawasan padat aktivitas di Makassar, guna melarang parkir di tepi jalan, lebih terkhusus di Kelurahan Borong.
“Di Kelurahan Borong Kecamatan Manggala ini adalah juga termasuk kawasan padat penduduk. Ruko maupun toko hingga rumah-rumah yang memiliki aktivitas jualan atau bisnisnya, kami akan perlahan lebih intensifkan memberikan edukasi terkait perparkirannya dan juga sampahnya,” ucapnya, melalui keterangannya, Jumat (29/8/2025).
Volume sampah, lanjut Lurah Borong, yang terus meningkat setiap hari membutuhkan strategi terpadu, yakni mulai dari pengurangan di sumber yaitu rumah tangga, efektivitas peningkatan armada pengangkutan, hingga inovasi pengolahan sampah ramah lingkungan.
“Strategi besar Pemkot menuju Makassar Bebas Sampah, itulah yang akan kami tindak lanjuti di Kelurahan Borong. Kami ingin memastikan masyarakat merasakan perubahan nyata, baik dari sisi layanan pengangkutan, maupun pengelolaan sampah berbasis lingkungan,” ungkap Andi Arfan.
Dikatakan Andi Arfan, kedepan penataan sampah hingga pengefektifan bank sampah yang bertujuan mengurangi sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA), melalui daur ulang menjadi bahan bernilai ekonomis bagi warga.
“Hal itulah kami akan lebih masifkan di warga. Tujuan dan manfaatnya adalah untuk menciptakan lingkungan yang lebih tertata, bersih dan ramah lingkungan serta pengunjung yang akan memasuki, melintasi hingga membuat bisnis di Kelurahan Borong bisa dapat dengan nyaman beraktivitas,” katanya.
“Dengan aktifnya juga Jumat Bersih di tiap RW dan RT, menjadikan wilayah jadi tertata dan nyaman. Perlunya, kesadaran lebih lagi dari warga dan kekompakan dalam peduli kebersihan. Kami juga setiap saat, kontrol kondisi wilayah, memberikan pemahaman dan edukasi kepada warga. Adapun jika ada laporan warga terkait sampah, hingga permasalahan apapun, kami selalu tangani dengan baik turun kelapangan,” papar Andi Arfan, Lurah Borong.
Meningkatkan kualitas hidup warga, adalah dengan penataan parkir dan sampah yang lebih baik lagi, kualitas hidup masyarakat dan kenyamanan warga dapat meningkat, khususnya di Kelurahan Borong Kecamatan Manggala. (Arman)












