MAKASSAR, INDIWARTA.COM – Menyambut datangnya bulan Muharram 1447 Hijriah, Rumah Sakit Islam (RSI) Faisal Makassar menggelar kegiatan sosial bertema “Sehat dan Berkah di Bulan Muharram bersama RS Islam Faisal”, berupa donor darah dan vaksinasi influenza gratis untuk masyarakat. Kegiatan ini berlangsung meriah di area Poliklinik RSI Faisal pada Sabtu pagi dan mendapat sambutan hangat dari ratusan peserta yang hadir sejak pagi hari.
Direktur RSI Faisal, dr. Salwa Mochtar, MARS, mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen rumah sakit dalam mendukung pelayanan promotif dan preventif di tengah masyarakat.
“Donor darah adalah bentuk kepedulian yang dapat menyelamatkan nyawa. Vaksinasi influenza juga penting untuk menjaga kekebalan tubuh, terutama di musim pancaroba seperti sekarang,” ujarnya.
Selain memberikan manfaat kesehatan langsung, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi dan penguatan budaya hidup sehat di kalangan masyarakat. Dr. Salwa menambahkan bahwa RSI Faisal rutin mengadakan kegiatan serupa sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat.
“Kami ingin masyarakat datang ke rumah sakit tidak hanya saat sakit, tapi juga untuk menjaga kesehatannya secara aktif. Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini,” tambahnya.
Turut hadir dalam kegiatan ini Lurah Banta-Bantaeng, Ady Mulyadi Jacub, S.Sos, yang memberikan apresiasi atas sinergi antara RSI Faisal dan pemerintah kelurahan.
“Ini contoh kolaborasi yang positif. Kegiatan seperti ini sangat membantu pemerintah dalam menjaga kesehatan masyarakat,” katanya.
Kegiatan donor darah ini didukung oleh Unit Transfusi Darah Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan (UTD Dinkes Sulsel). Perwakilan UTD, dr. Cahya Ramdhani Sila, juga mengapresiasi semangat para pegawai dan masyarakat yang turut mendonorkan darahnya.
“Donor darah bukan hanya menyumbangkan darah, tapi juga harapan dan kehidupan bagi sesama,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, RSI Faisal tak hanya memperingati momen spiritual bulan Muharram, tetapi juga memperkuat nilai-nilai kemanusiaan dan kesehatan preventif yang berkelanjutan. (*)












