JAKARTA, INDIWARTA.COM – MPR telah menetapkan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, sebagai presiden dan wakil presiden periode 2024-2029, di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Minggu (20/10/2024).
Dilansir dari Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL, MPR meminta Prabowo Subianto untuk mengambil sumpahnya sebagai presiden terpilih, di hadapan 709 anggota MPR RI dan seluruh rakyat Indonesia.
Sidang paripurna dimulai pukul 10.00 WIB dan dipimpin oleh Ketua MPR, Ahmad Muzani.
“Bismillahirrohmanirrohim. Demi Allah saya bersumpah, akan memenuhi kewajiban presiden RI dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya memegang teguh undang-undang dasar, dan menjalankan seluruh undang-undang dan peraturannya, dengan selurus-lurusnya, serta berbakti pada nusa dan bangsa,” ucap Prabowo, ketika diambil sumpahnya.
Setelah Prabowo, Gibran Rakabuming Raka lantas diambil sumpahnya.
“Bismillahirrohmanirrohim. Demi Allah, saya bersumpah akan memenuhi kewajiban Wakil Presiden Republik Indonesia dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya, memegang teguh Undang-Undang Dasar dan menjalankan segala undang-undang dan peraturannya dengan selurus-lurusnya serta berbakti kepada Nusa dan Bangsa,” ujar Gibran.
Kemudian, Prabowo dan Gibran menandatangani berita acara pelantikan, bersama seluruh pimpinan MPR RI.
“Alhamdulillah dengan penuh rasa syukur kita telah menyaksikan upacara sumpah presiden dan wakil presiden RI hasil pemilu 2024. Dengan telah diucapkannya sumpah tersebut, maka mulai saat ini, bapak Jenderal (Purn) Prabowo Subianto dan Bapak GIbran Rakabuming Raka adalah presiden RI dan wakil presiden Ri untuk masa jabatan 2024-2029,” tutup Muzani.
Sidang ini diikuti oleh Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dan Wapres ke-13 RI Ma’ruf Amin.
Melakukan pertukaran tempat duduk oleh Presiden, dari Jokowi ke Prabowo, diikuti pertukaran tempat duduk Ma’ruf Amin dengan Gibran Rakabuming.
Prabowo dan Gibran menggantikan posisi Jokowi dan Ma’ruf Amin yang telah menjabat pada periode 2019-2024. Prabowo resmi menjabat sebagai Presiden ke-8 RI dan Gibran sebagai Wapres ke-14 RI.
Presiden ke-8 RI Prabowo Subianto, bertekad mewujudkan swasembada pangan di Indonesia. Bahkan, ia meyakini, Indonesia akan mencapai swasembada pangan dalam kurun waktu 4 hingga 5 tahun ke depan.
Hal itu disampaikan Prabowo, dalam pidato perdananya sebagai Presiden RI di Sidang Paripurna MPR. Pernyataan itu bermula kala Prabowo mengaku, telah mencanangkan swasembada pangan di Indonesia dalam waktu singkat.
“Saudara-saudara sekalian, saya telah mencanangkan bahwa Indonesia harus segera swasembada pangan dalam waktu yang sesingkat-singkatnya,” kata Prabowo.
Prabowo menyatakan, Indonesia tidak boleh tergantung sumber makanan dari luar, bahkan dalam kondisi krisis dan genting. “Tidak ada yang akan mengizinkan barang-barang mereka untuk kita beli,” ungkap Prabowo.
“Karena itu tidak ada jalan lain dalam waktu yang sesingkat-singkatnya kita harus mencapai ketahanan pangan,” tegas Prabowo, yang langsung disambut tepuk tangan para peserta sidang paripurna.
Prabowo menjelaskan, Indonesia harus mampu memenuhi dan memproduksi kebutuhan pangan dalam negeri. Ia telah mengkaji, Indonesia bisa swasembada pangan, bahkan lumbung pangan dunia dalam satu periode ke depan.
“Saya sudah mempelajari bersama para pakar yang membantu saya, saya yakin paling lambat 4 sampai 5 tahun kita akan swasembada pangan, bahkan kita siap menjadi lumbung pangan dunia,” beber Prabowo, seraya disambut tepuk tangan. (*/)












