TAKALAR, INDIWARTA.COM – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan bersama Kodam XIV/Hasanuddin memulai pembangunan Rumah Layak Huni (RLH) bagi masyarakat berpenghasilan rendah di Kabupaten Takalar. Program tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama (groundbreaking) di Dusun Panyangkalang, Desa Panyangkalang, Kecamatan Laikang, Jumat, (19/06/2026).
Kegiatan itu dihadiri Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaeman, Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko, Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye, serta jajaran Forkopimda dan pemerintah daerah.
Pembangunan RLH merupakan bagian dari kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Kodam XIV/Hasanuddin untuk membantu masyarakat yang selama ini belum memiliki hunian yang layak. Pada tahap pertama, sebanyak 40 unit rumah akan dibangun di Takalar dari total target 140 unit yang direncanakan.
Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye mengatakan rumah tidak hanya berfungsi sebagai tempat tinggal, tetapi juga menjadi ruang utama pembentukan karakter dan pendidikan anak dalam keluarga.
“Rumah bukan hanya fisiknya. Rumah adalah tempat anak-anak mendapatkan pendidikan dan menjadi madrasah awal untuk berinteraksi dalam kehidupan selanjutnya,” kata Daeng Manye dalam sambutannya.
Ia juga memaparkan kondisi sosial masyarakat Takalar yang masih membutuhkan perhatian pemerintah, khususnya di sektor perumahan. Berdasarkan data yang disampaikan, jumlah warga kategori desil satu mencapai sekitar 25 ribu jiwa, sedangkan desil dua sekitar 24 ribu jiwa.
Menurut Daeng Manye, angka tersebut menunjukkan masih besarnya kebutuhan masyarakat terhadap program peningkatan kesejahteraan, termasuk penyediaan hunian yang layak.
“Kurang lebih 50 ribu warga dari total sekitar 332 ribu penduduk Takalar masih membutuhkan perhatian pemerintah, termasuk dalam bentuk program perumahan,” ujarnya.
Ia menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan yang menjadikan Takalar sebagai salah satu daerah penerima program pembangunan rumah layak huni.
Sementara itu, Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko menegaskan bahwa program tersebut merupakan bentuk nyata sinergi antara TNI dan pemerintah daerah dalam mendukung kesejahteraan masyarakat.
Menurut dia, pembangunan rumah layak huni tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga menjadi bagian dari strategi pengentasan kemiskinan.
“Program ini selaras dengan program unggulan Kepala Staf Angkatan Darat yang berfokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui renovasi dan pembangunan rumah yang sehat, aman, dan layak huni bagi warga kurang mampu,” kata Bangun Nawoko.
Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaeman menambahkan bahwa penyediaan rumah layak huni merupakan salah satu instrumen penting dalam mempercepat penurunan angka kemiskinan.
Menurutnya, pemerintah harus hadir memastikan masyarakat berpenghasilan rendah memperoleh akses terhadap hunian yang sehat dan aman.
“Pembangunan rumah layak huni ini merupakan salah satu upaya pemerintah dalam membantu masyarakat berpenghasilan rendah sekaligus mendukung program pengentasan kemiskinan di Sulawesi Selatan,” ujar Andi Sudirman.
Peletakan batu pertama berlangsung dengan antusiasme tinggi dari masyarakat setempat. Warga menyambut program tersebut sebagai harapan baru bagi keluarga yang selama ini tinggal di rumah tidak layak huni.
Melalui pembangunan tahap awal ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Kodam XIV/Hasanuddin, dan Pemerintah Kabupaten Takalar berharap semakin banyak warga dapat menikmati hunian yang sehat, aman, dan nyaman sebagai fondasi peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan keluarga di masa mendatang. (*)












