TAKALAR, INDIWARTA.COM – Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Takalar, Andi Gunawan, memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Takalar melalui kunjungan silaturahmi dan koordinasi ke Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUTRPKP), Jumat (3/7/2026).
Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Kepala Dinas PUTRPKP Kabupaten Takalar, Budiar Rosal Saleh. Pertemuan itu menjadi momentum mempererat hubungan kelembagaan sekaligus membahas peluang kerja sama dalam mendukung peningkatan kualitas sarana dan prasarana di Lapas Takalar.
Andi Gunawan mengatakan, koordinasi lintas sektor merupakan bagian penting dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan. Menurut dia, kolaborasi dengan Dinas PUTRPKP diharapkan dapat memperkuat upaya pembangunan, penataan lingkungan, serta pemeliharaan fasilitas di lingkungan Lapas.
“Kami percaya sinergi dengan pemerintah daerah menjadi salah satu kunci dalam mewujudkan pelayanan pemasyarakatan yang semakin baik. Melalui kunjungan ini, kami berharap terjalin kerja sama yang erat dengan Dinas PUTRPKP untuk mendukung peningkatan kualitas sarana dan prasarana di Lapas Takalar sehingga dapat menunjang pelayanan kepada masyarakat maupun pembinaan bagi warga binaan,” kata Andi Gunawan.
Selain membangun komunikasi antarlembaga, pertemuan tersebut juga dimanfaatkan untuk bertukar informasi serta membahas berbagai peluang kolaborasi yang dapat direalisasikan sesuai tugas dan kewenangan masing-masing instansi.
Andi menegaskan, Lapas Kelas IIB Takalar terus berkomitmen memperluas kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Langkah itu merupakan implementasi semangat Pemasyarakatan PASTI Bermanfaat sekaligus bentuk dukungan terhadap program strategis Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang kolaboratif, efektif, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Melalui sinergi yang terus diperkuat dengan pemerintah daerah, Lapas Takalar berharap peningkatan kualitas infrastruktur dan lingkungan pemasyarakatan dapat berjalan lebih optimal, sehingga pelayanan kepada masyarakat serta pembinaan bagi warga binaan semakin berkualitas. (*)












