BANDAR LAMPUNG, INDIWARTA.COM – Sebuah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kecamatan Rajabasa, tepatnya SPBU 24 351 93 di Jl. Zainal Abidin Pagar Alam No.40, diduga menjual bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis solar kepada mafia pengepul. Dugaan ini muncul setelah banyak masyarakat yang mengeluhkan sulitnya mendapatkan solar di SPBU tersebut, meskipun kuota seharusnya mencukupi.

Berdasarkan pantauan langsung di lokasi pada Selasa, 21 Januari sekitar pukul 11:00 WIB, terlihat oknum petugas operator SPBU melakukan pengecoran solar ke kendaraan yang diduga kuat telah dimodifikasi tangkinya. Modifikasi ini memungkinkan kendaraan tersebut menampung lebih banyak BBM, yang kemudian diduga dijual kembali dengan harga lebih tinggi.
Sumber di lapangan mengungkapkan bahwa transaksi ilegal ini diduga terjadi karena adanya kongkalikong antara operator SPBU dengan mafia pengepul.
“Ya, karena harga per liter yang ditawarkan oleh mafia pengepul sangat menggiurkan,” ujar seorang sumber yang enggan disebutkan namanya.
Akibat praktik ini, warga sekitar sering kali kehabisan solar, meskipun mereka datang lebih awal untuk mengisi BBM. Warga yang sering mengisi BBM di SPBU tersebut juga mengeluhkan antrean panjang yang tidak wajar.
“Gimana gak cepat habis, mereka (pengepul) sudah dari sore mulai antre di SPBU. Sepertinya ada arahan dari operator, dan kapasitas tangki mobil mereka juga tidak normal,” ungkap seorang konsumen. Ia menambahkan, proses pengisian BBM untuk satu kendaraan bisa berlangsung lebih dari 10 menit, menandakan jumlah solar yang diisi sangat besar.
Tindakan penyalahgunaan BBM bersubsidi ini melanggar Pasal 55 UU RI Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi, yang telah diubah dalam Pasal 40 UU RI Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja. Dalam aturan tersebut, siapa pun yang terbukti menyalahgunakan BBM bersubsidi dapat dijatuhi hukuman pidana penjara hingga 6 tahun dan denda maksimal Rp60 miliar. Kasus ini diharapkan mendapat perhatian serius dari pihak berwenang agar masyarakat tidak terus dirugikan.
(Nando)












